Cerita (Senang & Sedih) Libur Akhir dan Awal Tahun

Horee! Sofia libur 2 minggu. Libur akhir semester pertama plus libur natal dan tahun baru. Saya dan suami pun sibuk merencanakan apa yang akan dilakukan untuk memanfaatkan libur panjang ini.

Rencana pertama dan satu-satunya adalah pulang kampung :). Alasannya, kita, khususnya suami pengen nyobain nyetir sendiri dari Jakarta ke Solo. Suamipun sibuk ke bengkel dengan si Singa. Mesra banget deh dua makhluk berbeda itu. Ada cacat setitik di cat body aja, kesannya panik gitu ngadepinnya hahaha.

Ijin Obgin

Kepastian jadi pulang kampung apa enggak kita gantungkan pada dokter kandungan saya, dr Soemanadi yang praktik di Pavilium Kenanga, Pondok Pinang. Kehamilan yang baru masuk bulan ketiga trimester pertama ini menjadi prioritas kami. Setelah hari Sabtu kami gagal bikin janji dengan obginku, akhirnya hari Senin kami bisa bertemu.

Setelah menasehati makanan apa yang perlu saya konsumsi, dokter pun bilang nggak papa kalau mau mudik. Asal jangan terlalu capek. Ukuran capek itu hanya ibunya sendiri yang tahu. Begitu kata dokter.

Wokeee dehhh… akhirnya kita positif mudik. Mentang-mentang bawa mobil sendiri, masalah packing santai-santai saja. Karena nggak harus mikir ngatur bawaan di dalam koper. Akhirnya malam itu juga saya yang kebagian packing super cepat segala sesuatunya kecuali gadget n alat tempur suami lainnya alias perlengkapan kerja dia.

Meluncur Ke Solo

Habis subuh jam 5 pagi hari Selasa, 21 Desember 2010, kami start dari rumah. Mampir dulu ke Shell Bintaro buat isi bensin full tank dan cek angin ban. Setelah itu baru kami melakukan perjalanan yang sebenarnya.

Hati kami semua dipenuhi kegembiraan yang tiada tara. Karena ini kali pertama kami mudik dengan berkendara sendiri. Secara psikologis kami sangat menikmati perjalanan panjang ini sehingga kami tak merasakan lelah yang berarti sampai tujuan, rumah embah.

Begitupun Sofia. Putri kami yang baru berumur 4.5 tahun ini mau duduk sendiri di jok belakang dari rumah Jakarta sampai rumah embah di Solo! Luar biasa dia. Setelah diberi pengertian, tanpa protes sedikitpun dia enjoy menikmati perjalanannya dari jok belakang. Anak hebat! 🙂

Jam menunjukkan pukul 23.30 malam saat kami tiba di rumah embah. Total perjalanan kami adalah 16.5 jam dikurangi waktu istirahat hampir 5 jam. Alhamdulillah kami sampai dengan selamat walau hampir tengah malam sampai tujuan.

Nikmatnya di Rumah Embah

Yuhuuuu! Di rumah embah selalu menyenangkan. Tiap pagi kami sarapan bubur lemu. Soal cuaca sama saja. Sebentar panas sebentar mendung sebentar gerimis tak lama hujan. Tapi anginnya lebih bersahabat. Tak seperti di Jakarta yang anginnya sembribit dan dingin. Nggak enak banget deh pokoknya.

Di rumah embah bisa sering-sering beli serabi notosuman dan makan ayam goreng mbah Karto. Nongkrongnya di depan rumah di bawah po on mangga sambil ngerumpi ngalor ngidul bikin betah hehehe. Asik deh pokoknya. Yang teristimewa, setiap hari dibikinin mbah kung wedang teh anget yang sedap! Nasgitel gitu deh 😀

Kami pun baru sadar kalau perkiraan kelahiran adek Sofia di bulan Juli yang artinya lebaran kami nggak bakalan mudik. Kamipun mantap untuk mengunjungi eyang Sofi di Jombang hari Senin, 27 Desember selepas lohor. Rencananya kami ingin memberikan kejutan kepada eyang Sofia dengan tidak mengabari rencana kami ini.

Tak Jadi ke Rumah Eyang

Rencana tinggal rencana, Allah SWT yang mahamenentukan segalanya. Kami tak jadi berikan kejutan untuk eyang karena ternyata saya harus kiret. Sedih iya tapi sebatas ungkapan saya sebagai manusia biasa. Menangis tentu saja karena saya adalah calon ibu dari anakku kedua. Tapi semua saya ikhlaskan dan serahkan kepada Allah SWT sesaat ketika saya mendengar kata kiret dari dokter. Karena Dia pemilik segalanya.

Pulang

Jadinya kami di rumah embah selama 10 hari nih. Tiga hari setelah saya kuret, kami kembali pulang ke Jakarta. Ternyata pulangnya lebih capek. Tapi saya kira karena factor psikologis aja sih. Lama perjalanan cuma lebih lama 1 jam :). Bedanya sampe Solo jam 1/2 12 malam, sampe Jakarta jam 1 malam hehehe. Yaa begitulah cerita liburan awal th 2011 dan akhir th 2010 keluarga kecil kami.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: