Perempuan Yang Sendiri – Curhat

Hari ini sepi
perempuan itu adalah aku
aku adalah isteri beranak satu
ditinggal dua malaikat yang selalu menyejukkan hatiku
mereka adalah anak dan suamiku
mereka pergi ke kampungku
aku akan menyusul dihari rabu
setelah kuselesaikan tugas-tugasku

bila kuhitung satu per satu
ada lima tugas menulis dari dosenku.

hari senin background untuk research of translation
selasa untung tak ada
rabo analisis main character and characterization of Mathilda
berikutnya tugas dari dosen reading for the specific purpose
kamis aku ikut dua kelas pak Oei
report writing membuat laporan ASEAN charter
writing II tugasnya  membuat opini dari sebuah artikel yang dibacanya

Semuanya menulis berdasarkan ideku
Semuanya selasa menjadi batas waktu
karena aku harus menitipkannya pada temanku
aku tak berdaya kala tak ada inspirasi mampir diotakku
apalagi pilek sedang menyerangku
pusing juga mampir dikepalaku

Ba’da Maghrib mereka meninggalkanku
rasanya tak kuasa melepas putri kecilku yg lucu
ah aku langsung rindu
juga pada bapakmu (psstt!)

My 1st Poem

This is my 1st poem in creative writing class this semester 😛

Landlord’s Son

I heard my landlord whimper
knowing her son has lied to her
selling her wedding ring
buying marijuana from drug running

I told her to tell police officer
but she can’t lose someone that she loves forever
he is the only son
he is like her sun

One day I lost my gown
my friend’s shoes was gone
someone told us something to believe in
son stole our things when we aren’t in
I nearly dead when I heard that
but I tried to be patient in my heart

Long time no see
since I left there to get marry
yesterday my friend called me
son died of incurable malady

*the message of this poem is to much love will kill yr love :p bah!

Tentang Yani

Seorang ibu rumah tangga, mengasuh anak belajar di rumah (homeschooling).

Langganan via Email

Bergabung dengan 58 pelanggan lain

%d blogger menyukai ini: