Lulus Jadi Kontraktor

Setelah 8th lebih menikah dan tinggal di kontrakan di 4 tempat yang berbeda, akhirnya kami memiliki sebuah rumah sendiri. Rumah. Iya rumah..

Awalnya karena sering pindah rumah kontrakan, kami pernah berinisiatif untuk hidup nomad saja. Di dukung jg oleh pencerahan yang kami dapat di tengah tahun 2012 yaitu meng-unschooling-kan Sofia. Apalagi pada dasarnya suami kerjanya memang di rumah jadi tak terikat tempat.

Alasan di atas itulah yang mendasari kami untuk keluar dari Jakarta. Ehya, ditambah karena kami gak betah dengan kehidupan di sana. Ya lalulintasnya ya ruang terbukanya yang tidak nyaman.

Akhirnya setelah menelusuri peta dan melakukan beberapa riset, kami memutuskan di Jepara sebagai rumah kontrakan kami berikutnya. Sempet lho kami tergoda hijrah ke luar pulau. Yaitu Sulawesi atau Kalimantan!

Proses kepindahan kami yg kami urus sendiri mulai dari packing dan unpacking ternyata sangat luar biasa melelahkan. Walau tetep kami happy sekali. Tapi badan rasanya remek ketika itu. Dan terbersit kata “kapok pindahan” hahaha
Lalu tepat setahun kami tinggal di Jepara, lahirlah putri kedua kami, Sonia.

Kami telah betah di Jepara. Kota kecil ini berjarak kurang lebih dari 2 jam berkendara pribadi tanpa macet ke Semarang. Dimana tempat-tempat yg mendukung kehidupan kami (fav kami yg terbawa dr Jakarta) selama ini berada yaitu TB Gramedia, mall, bioskop, super/hyperrmarket, bengkel Peugeot & kantor cabang sekuritas.

Karena jarak yang lumayan, hal itu menjadikan kami jauh mengurangi gaya hidup hedonis. Bayangkan, di Jakarta butuh apa2 larinya ke mall, mall dan mall. Godaan mata dan perut sangat sulit terhindarkan. Awalnya ga butuh beli ini jadi dibeli. Padahal sdh masak di rumah jadi jajan di tempat makan langganan. Lha gimana, udah laper kalo nunggu nyampe rumah tapi pasti macet menghadang. Kepaksa kan?
Sungguh kami lega akhirnya mampu melepaskan diri dari kegilaan Jakarta.

Semakin lama di Jepara, kami pun semakin bisa mengukur kebutuhan kami. Contohnya: beli sesuatu yg penting kami bisa mensurveinya terlebih dahulu secara online, jd kalau kirakira lebih murah beli online + ongkir ya ga usah lari ke Semarang. Kan ke Semarang butuh pertamax.

Bioskop. Kami belum pernah nonton di bioskop Semarang. Keinginan untuk nonton pilm terbaru sudah hilang dari kamus kami. Satu mahal, dua jauh, tiga ga ngaruh, empat sayang waktu, lima ga penting hehehe. Mending nongkrong di depan BBC Knowledge sambil bercengkrama dengan keluarga ^_^ tp langganan tv kabel udh kami hentikan pas pindah ke rumah beneran ini. Kami pun memanfaatkan internet cepat di rumah jd tontonan kami pindah ke bioskop25 dan hulu hehehe.. Apa itu? Googling sendiri ya.. 🙂

Nah, kalau urusan belanja mingguan kami bisa mengandalkan swalayan disini. Memang sih ga segede Giant/Carrefour/Hypermart/Lottemart dkk. Tp juga ga sekecil Superindo kok. Jd klo cuman kebutuhan sehari-hari disitu cukup mendukung.
Nah klo pingin sedikit jalan2 sambil belanja mingguan kami bisa ke Hypermart Kudus. Jaraknya 45menit tanpa macet 🙂

Untuk yg lainnya ini ga bisa ditawar. Mau ga mau harus ke Semarang: beli buku ke Gramedia, ke bengkel si merah dan ke sekuritas.
Untuk itu biasanya kami menjadikannya dalam satu hari kunjungan sekaligus. Dan sekalian membeli barang2 kebutuhan yang susah dicari di Jepara dan Kudus. Contoh: [gula aren semut, saringan Pure it, minyak goreng kelapa /coconut oil dan belakangan pospak harga miring buat Sonia :)] ternyata semua sdh bisa kami penuhi dari Jepara. Horee!

Serius. Kami jadi lebih banyak berhemat tanpa berasa kiamat dengan tinggal jauh dari kota besar. Sangat membanggakan malah.

Hal lainnya yang membuat kami betah tinggal disini antara lain:

1. Kehausan kami akan buku bacaan terpenuhi di Perpustakaan Daerah yg cukup memuaskan. Ada pada angka 7 lah dari 1 – 10. Selain Perpusda ada juga taman bacaan yaitu di dekat alunalun kota. Kalau ingin baca koran gratis tinggal ke tempat koran publik yg setiap pagi diganti. Setahu kami ada dua titik di dalam kota ini yaitu dekat alunalun selokasi dengan taman bacaan dan di bagian depan terminal bis utama. Setiap saat selalu ramai oleh pembaca. Lucunya mereka kebanyakan masih pakai helm saat membacanya 😀

2. Pantai berpasir putih berair jernih tempat berburu sunset or sunrise? Ga perlu booking tiket pesawat or penginapan. Cuma 15 menit dari kami tinggal.

3. Taman kerang ada dekat dari rumah. Letaknya di tengah2 simpang empat. Ada playgroundnya n bisa buat joging juga. Jadi kalo anakanak bisa dilepas maenan sendiri, ortunys bisa joging atau sekedar nongkrong liatin kendaraan lewat atau (penting) pacaran ngobrol tentang kita hahay.. :))
Taman yang lain banyak sih..selain alunalun, di dua belah alunalun juga ada taman bermain anak lengkap dengan playgroundnya. So terpenuhilah urusan anak maen di luar.

4. favourite outdoor place iiiiiiisssss alunalun…mo ngapain? Just morning or afternoon walk? Joging? Nongkrong sambil makan jagung bakar/rebus? kadang nonton wayang, karnaval budaya, pameran a-z. Akh…we love alunalun.

5. Ngga bising. Coba deh yang tinggal di Jakarta n sekitarnya, mo kita tinggalnya keliatannya di kampung bukan di perumahan, kalo lagi sekitar kita sepi tapi pasti kedengeran suara kendaraan nun jauh disana. semacam denger tawon berdengung. apalagi malem! We called it: polusi suara.
Disini? Kalo malem bisa sampe taraf sepi banget ngeeet. Senyap.

6. Mo makan di luar? tempat makan banyak yg enak. Mo yang murah ato mahal ada. Resto jepang/korea hayuk. Apalagi menu barat. Secara ya, Jepara tempat turis transit mo ke Karimunjawa n tempat bisnis furniture para pengekspor. Jadi bule bukan barang langka. Rumah belakang aja dikontrak bule. Trus?? Gapapa si cuma ngasih tau aja.

7. Tempat nongkrong (kerja) dng wifi. Banyak, titik.

8. Pasarrrrrr dengan ikan segar sampe segede paha orang dewasa ada! Aneka seafood tinggal milih. Lha iya wong pesisir kok 🙂

9. Apalagi yaa?? ubi. krupuk. Komunitas. kolam renang. Ada. Ada. Ada.

We love Jepara!

Tentang Yani

Seorang ibu rumah tangga, mengasuh anak belajar di rumah (homeschooling).

Langganan via Email

Bergabung dengan 58 pelanggan lain

%d blogger menyukai ini: