Backpacking#2 Singapura


Mumpung di luar lagi hujan. Pagi ini kesempatan saya buat  update lagi blog saya. Nglanjutin yang kemarenan. Sampe mana ya? Ohya, sampai HarbourFront Singapura.

Hostel Bintang 5, Rucksack Inn
Hostel Bintang 5, Rucksack Inn

Well, dari pelabuhan tujuan kami selanjutnya adalah mencari hostel yang telah kami pesan sebelumnya. Kami akan menginap di Rucksuck Inn hostel. Alamatnya di 33-B Hongkong Street, Clark Quay. Segera setelah keluar imigrasi, kami lalu mencari MRT untuk menuju Clark Quay di NE-5 station.

Kami sempat mengalami kesulitan waktu ingin membeli tiket MRT. Kami ke mesin penjual tiket tapi bingung bagaimana mengoperasikannya. Masalahnya berapa uang yang harus kami masukkan ke dalam mesin ini. Karena kita akan mengetahui berapa biaya yang harus kami bayar setelah kami menekan tombol stasiun tujuan.

Kami bertanya kepada dua orang bule, suami istri. Dia bilang juga kurang begitu tahu biayanya. Karena dia juga baru disini. Tapi mereka menyarankan kami untuk bertanya ke petugas. Good idea! Kitapun langsung ngantri di tempat informasi dan juga tempat pembelian EZlink tiket.

Sejak dari pelabuhan Harbourfront tadi, Singaporean officer are very helpful and friendly. Begitu juga yang di stasiun MRT ini. Kamipun diantar oleh seorang petugas ke mesin yang lain tapi sama. Dia membantu kami membeli 4 tiket MRT tujuan Clark Quay.  Dia bilang sepertinya mesin yang ini sedikit bermasalah, tapi jangan khawatir karena saya ada disini katanya. Artinya jangan khawatir kalau uang kami tertelan mesin tapi tiket tidak keluar hehehe. Bikin tenang deh pokoknya.

Dengan uang S$10 kami mendapatkan 4 tiket tersebut dengan kembalian S$0.4. Tapi sesampainya di tempat tujuan, kami mendapatkan kembali deposit kami sebesar S$4 (per orang deposit S$1). Bingung nggak? Kalo bingung telfon saya yah hehehe.

Okey, sekarang waktunya naik MRT!
Luar biasa! MRT nya bikin saya geleng-geleng tapi literally :). Gimana ya menggambarkannya? Ya begitu deh. Gak kayak KRL Jakarta. Jauh neek. Sejauh Jakarta – Singapura. Halah!

Dan stasiun Clarck Quaypun sampai. Kami keluar mengikuti petunjuk yang diemail oleh pemilik hostel. Petunjuknya sangat mudah sekali dipahami. Dan ternyata hostel kami dekat sekali dari stasiun ini. Horee!!

Yes! We are Rucksacker!
Yes! We are Rucksacker!

Sampai hostel kami dikejutkan dengan tempat ini. Hostel kami terletak di lantai tiga tanpa eskalator :). Saat masuk ke dalam kami langsung disambut hangat oleh pegawainya. Aduhh payah saya lupa namanya. Panggil cuma miss ajah heheh. Orangnya lucu banget lagi. Ramah dan asik. Kami langsung di kasih welcome drink, masing-masing segelas air dingin dan satu handuk dingin. Hmm sangat menyegarkan. Setelah itu kami ditunjukkan fasilitas apa saja yang kami dapat dengan uang @S$20 per orang per malam ini.

Kami bebas bikin kopi atau teh. Terserah kami mo makan roti atau mie untuk sarapan pagi. Kami bebas menggunakan wifi dan atau internetan menggunakan 2 PC yang disediakan. Dan saya memakainya untuk mengupdate blog ini hehehe. Tersedia toaster, coffee makerdan microwafe yang gratis untuk digunakan. Satu dispenser untuk minuman panas dan dingin. Sebuah lemari es untuk menyimpan makanan atau minuman milik anda. Tapi untuk menyimpannya di kulkas anda harus memberinya label. Kalau tidak, akan dibuang. hehe. Dan semuanya itu gratis.

Ohya, ada dua kamar mandi shower dan dua toilet duduk yang ceboknya tanpa air. haha. Untuk shower gel dan shamponya tersedia gratis juga di sana. Dan saya sekarang mau menggunakannya, soalnya kebelet. Nanti lagi yaa! Habis ini saya mau jalan lagi. Diluar hujan tinggal rintik-rintik. Ke Little India dan Orchard Road adalah tujuan kami selanjutnya. See ya!


12 tanggapan untuk “Backpacking#2 Singapura”

  1. helo, yani…boleh share info nama tempat dan alamat hostel tempat kamu menginap ini? karena saya butuh bgt…thanks a alot

  2. Mba’Yani, di rucksack tidurnya yg dormitory ato yg private?
    agak mahal juga ya klu yg private, tapi mosok aku dan suami tidur terpisah demi pengiritan… :p
    aniwei, catatan perjalananmu ini aku print ya untuk panduan perjalananku…pasti akan sangat2 b’guna untuk wong ndeso yg baru keluar dari peraduannya…

    warmest regards,
    -shima-

    • Mbak Shima,
      Kami kebetulan berempat dan memilih yg private sekamar berempat.
      Hehehe,, gak mau pisah ma suami ya? Udah private aja, drpd di hotel mahalnya berkali lipatkan? 😀 (ngomporin)
      Aduh seneng deh, sampe di print segala. Pesenku pake kertas bekas aja ya 😀

      Ya, semoga dapat membantu sesama wong ndeso seperti saya yang juga baru pertama keluar dari peraduannya hehehe

      Salam,
      Yani

      ::Silahkan kunjungi situs rame2 kami di http://www.ranselkecil.com

  3. sejak taon 2005 aku m’biasakan diri utk m’gunakan kertas bekas pakai mbak 🙂
    mengurangi pemakaian tas kresek juga, makanya kemana-mana bawa ransel, hehehehe…
    skali lagi trima kasih banyak atas info2nya…setelah s’pore dan malaysia, smoga thailand menyusul kemudian… :))

    -shima-

    • Wah hebat tuh, pdhl saya cuma becanda lo mbak hehehe.
      Jadi mo ke S’pore ma Malaysia ya? aku kemaren juga gitu mbak. Tapi bablas ke krabi trus ke Bangkok. Tapi ya itu mau nulis kok adaaa aja alesan malesnya 😀

      Well, met jln2 ya mba! Semoga berkesan perjalanannya 🙂

      Salam,
      Yani

  4. Hallo mbak Yani, seneng nih baca sharingnya, mau dong add ym aku (di alamat email y aku tulis ), aku mo nanya2 nih,thank’s

  5. seneng bgt bsa dpt informasinya mbak ‘/coz nop’nati mo ke sing…aku masih ikut travel blom ada temen yg ngajakin back packing-an …mau donk kalo ada yg ngajakin gabung …hahahah

  6. Mbak Yani, mohon informasi mengenai (maaf) WC di Rucksack Inn kalo ngga pake air berarti hanya tissue saja? atau ada shower khusus untuk ceboknya. Dan untuk kamar private yang u/ 2 orang tipe kamar nya twin atau 1 tempat tidur mbak..sorii ya banyak nanya. 🙂

  7. mba yani,
    itu yg $20 / nite itu mixed bedromm yah??yg isi berapa org yaah?? ko, klo saya liat d websitenya harga minimal yg dormitory itu paling murah $26 – $28 / nite yaa??

    dtggu infonya..

    salam kenal,
    *litaa

Tinggalkan Balasan